Ukraina Bermitra dengan Kroasia untuk Meluncurkan Pabrik Komponen UAV
Ketergantungan pada komponen buatan Tiongkok terus menjadi tantangan utama dalam manufaktur drone. Untuk mengatasi masalah ini, Ukraina bermaksud untuk menciptakan fasilitas bawah tanah untuk memproduksi komponen drone bekerja sama dengan produsen terkemuka Eropa. Inisiatif ini mencakup kemitraan antara General Cherry, sebuah divisi dari NAUDI, dan Orqa sebagai bagian dari program Build on Ukraine. Tujuannya adalah untuk sepenuhnya melokalisasi produksi komponen drone di dalam industri Ukraina sendiri.

Inisiatif produksi bersama akan dimulai di Kroasia, dengan fokus pada pengembangan teknologi drone baru. Upaya ini kemungkinan besar ditujukan untuk memenuhi kebutuhan Ukraina sekaligus mendukung persenjataan kembali negara-negara NATO.
Proyek ini tampaknya menguntungkan kedua belah pihak. Ukraina akan mencapai kemandirian yang lebih besar dari impor, terutama dari Tiongkok. Meskipun langkah-langkah sedang diambil ke arah ini, langkah-langkah tersebut dibatasi oleh biaya dan kapasitas industri.
Orqa adalah pemain terkemuka di Eropa, bukan hanya karena skala produksinya (dilaporkan hingga 280.000 drone per tahun) tetapi juga karena komitmennya untuk mengurangi ketergantungan pada komponen dari Tiongkok. Perusahaan ini secara aktif mencari mitra global dan memiliki keahlian yang diperlukan untuk mendirikan produksi di Ukraina.
Dari perspektif Ukraina, kemitraan ini tidak hanya menyediakan basis manufaktur tambahan tetapi juga pengalaman tempur yang berharga dan teknologi yang telah terbukti. Hal ini dapat diadaptasi untuk menciptakan basis komponen yang lebih mandiri guna memenuhi kebutuhan negara-negara NATO.
General Cherry terkenal di Ukraina karena drone FPV serang dan pertahanan udaranya, yang aktif digunakan dalam pertempuran. UAV buatannya telah berhasil menembak jatuh helikopter serang Ka-52, dan produk-produknya bahkan pernah berpartisipasi dalam kompetisi Pentagon.
Selain itu, penting untuk dicatat bahwa pada tahun 2026, perusahaan-perusahaan Ukraina diperkirakan akan menciptakan setidaknya sepuluh usaha patungan produksi drone di seluruh Eropa. Kasus ini menunjukkan bahwa kerja sama semacam itu tidak selalu melibatkan transfer teknologi satu arah.











